TIMESINDONESIA, PANGANDARAN – Menindaklanjuti atap SDN 3 Kalipucang yang roboh beberapa waktu lalu, Pemkab Pangandaran melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) memastikan ruang kelas yang ambruk akan segera diperbaiki.
Kabid SD Disdikpora Pangandaran Darso, mengatakan langkah utama yang dilakukan pihak dinas adalah menjaga keselamatan seluruh warga sekolah.
"Saat itu begitu menerima laporan, kami langsung turun ke lapangan untuk mengecek kondisi ruang kelas yang ambruk. Tentu, tindakan pertama yang kami lakukan adalah memastikan keselamatan warga sekolah," kata Darso, Kamis (28/8/2025).
Darso menjelaskan, saat ini sebagai langkah darurat, pihak sekolah memindahkan kegiatan belajar mengajar ke ruangan lain yang lebih aman.
"Alhamdulillah tidak ada korban dalam kejadian ini. Kami langsung koordinasi dengan sekolah agar siswa tetap bisa belajar di tempat yang betul-betul aman," jelasnya.
Ia menambahkan, meski peristiwa tersebut cukup memprihatinkan, pemberitaan media justru membawa dampak positif. Kini publik mengetahui kondisi sekolah yang membutuhkan perhatian serius.
"Dengan adanya pemberitaan itu, semua pihak ikut tahu dan bisa mendorong agar perbaikan segera dilakukan," tambahnya.
Darso menegaskan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI. Hasilnya, SDN 3 Kalipucang dipastikan masuk program renovasi tahun 2025.
"Alhamdulillah, setelah komunikasi dengan Kementerian, SDN 3 Kalipucang siap diperbaiki. Mudah-mudahan renovasi bisa selesai tahun ini agar siswa dan guru dapat belajar dengan aman dan nyaman," pungkasnya.
Sebelumnya, dilaporkan atap SDN 3 Kalipuncang Kabupaten Pangandaran ambruk karena kondisi kayu yang sudah tua dan keropos. Robohnya atap sekolah juga dipengaruhi faktor cuaca ekstrem beberapa waktu lalu. (*)
Pewarta | : Acep Rifki Padilah |
Editor | : Ronny Wicaksono |
PBNU Serukan Kesabaran Aparat dan Kedamaian dalam Aksi Unjuk Rasa
Kronologi Meninggalnya Affan Kurniawan Terlindas Rantis Brimob
KUA-PPAS Perubahan Kota Malang Fokus pada Program Prioritas Nasional
Pasca Kematian Ojol, Hari Ini Tak Ada Satupun Polisi yang Jaga Lalulintas di Jakarta
Ojol Affan Kurniawan Meninggal Dilindas Rantis Brimob, Ini Tuntutan PMII Tasikmalaya
Polisi Brutal yang Melukai Demokrasi Rakyat
Buka Posko Pengaduan, APPSI Kota Madiun Advokasi Pedagang Pasar Tradisional
Project Y Duet Han So Hee dan Jeon Jong Seo Mencuri Emas
Ansor Wonokromo Lamongan Kecam Kebrutalan Aparat Pada Massa Aksi Parlemen
Ahmad Sahroni Dicopot sebagai Pimpinan Komisi III DPR RI