Gas Air Mata Brimob Masuk IGD RSSA Malang, Pasien dan Keluarga Panik

TIMESINDONESIA, MALANG – Bentrok pecah di depan Polresta Malang Kota, Jumat (29/8/2025) malam sekitar pukul 23.00 WIB, saat personel Brimob datang untuk membubarkan ribuan demonstran.
Pasukan dengan atribut lengkap menembakkan gas air mata dari sisi selatan Jalan JA Suprapto, memukul mundur massa hingga ke Jalan Pattimura atau samping Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.
Advertisement
Pantauan di lokasi, sejumlah demonstran terluka akibat gas air mata. Semburannya bahkan masuk ke Gedung Perawatan Infeksi dan IGD RSSA, serta merambah ke kawasan Kesdam Brawijaya. Kondisi itu membuat keluarga pasien panik.
Irawan, salah satu keluarga pasien asal Pasuruan, mengaku terkena gas air mata meski berada di dalam rumah sakit. Ledakan juga membuat anaknya yang berusia tujuh tahun ketakutan dan sulit beristirahat.
Hingga pukul 00.35 WIB, massa masih bertahan di sekitar lokasi, sementara pasukan Brimob tetap berjaga di Jalan JA Suprapto.
Terpisah, salah satu Satpam RSSA Malang bernama Ridho mengaku bahwa asap gas air mata terasa hingga area IGD dan Instalasi Infeksi RSSA Malang.
“Asap gas air mata masuk ke area IGD sama Instalasi Infeksi,” kata Ridho.
Ia mengaku paling parah asap gas air mata terasa di ruang Instalasi Infeksi RSSA Malang. Bahkan, pasien pun harus dipindah ke lantai paling atas dan seluruh kaca ditutup.
“Pasien di pindah ke lantai paling atas. Kaca semua ditutup dan AC di hidupkan untuk menghilangkan bau gas air mata,” tandasnya. (*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Wahyu Nurdiyanto |
Publisher | : Ahmad Rizki Mubarok |