Peristiwa Daerah

Pengusaha Lokal H Imam Hidayat Siap Wujudkan Situbondo Naik Kelas

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 10:30 | 14.51k
Milyader Situbondo, H Imam Hidayat, bersama istri. (FOTO: Pemkab Situbondo for TIMES Indonesia)
Milyader Situbondo, H Imam Hidayat, bersama istri. (FOTO: Pemkab Situbondo for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, SITUBONDO – H Imam Hidayat. Siapa yang tidak mengenal nama itu. Ia adalah pengusaha lokal sukses dan salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo.

Nama H Imam, harum bukan karena karirnya, melainkan insting bisnisnya yang tajam. Hampir semua bidang usahanya tidak pernah gagal. Pria kelahiran 30 November 1976 ini, memulai bisnis dari nol. Keyakinan dan kosisten membuatnya menjadi salah satu milyader di Situbondo.

Advertisement

Sejak diundang sebagai investor lokal pada acara Investor Day 2025 yang digelar Pemkab Situbondo, nama H Imam kembali mencuat. Dirinya juga siap terlibat dalam pembangunan daerah melalui dunia usaha.

Sebelum itu, H Imam sudah berhasil menciptakan lapangan kerja di berbagai bidang. Salah satunya, Rumah Sakit Mitra Sehat yang sudah beroperasi sejak tahun 2015 dan hampir semua tenaga medis tersebut adalah warga Situbondo.

H-Imam-Hidayat-2.jpgH Imam Hidayat foto bersama dengan Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo. (FOTO: Pemkab Situbondo for TIMES Indonesia)

Selain di bidang kesehatan, H. Imam juga merambah berbagai bidang usaha. Di sektor peternakan, ia mengelola penggemukan sapi dan kambing. Pada bidang kuliner, ia mendirikan Warung Biru Daun. Untuk pariwisata dan perhotelan, ia membangun Hotel Labuan yang sempat viral di berbagai platform media sosial.

Terbaru, H Imam mengembangkan usaha olahraga berupa lapangan mini soccer modern yang berlokasi strategis di pusat kota, sekaligus menjadi wahana favorit bagi kaum milenial.

Dibalik kesuksesannya, ada sang istri yang juga memiliki kemampuan manajemen bisnis yang mumpuni. Ia bersama membangun usahanya satu persatu, menata tata kelola keuangan dalam bisnisnya yang sudah dilakukan secara profesional.

Disinggung tentang kesiapan dirinya terlibat membangun Situbondo, H Imam siap terlibat dalam berbagai sektor, apalagi sebelumnya sudah dilakukan usaha yang fokus pada bidang yang menjadi prioritas Pemkab Situbondo.

“Kedepan, juga akan fokus pada industri pertanian. Tidak hanya menjual bahan baku pertanian, melainkan juga akan mengolah bahan baku menjadi produk unggulan seperti mangga yang bisa dijadikan kripik,” kata H Imam, Sabtu (30/8/2025).

Situbondo sendiri memiliki kekuatan ekonomi di empat sektor utama atau dikenal dengan “4P”, yakni Pertanian/Perkebunan, Perikanan, Peternakan, dan Pariwisata.

Di bidang pertanian, Situbondo menghasilkan 293 ribu ton padi, 752 ribu ton tebu, 341 ribu ton jagung, serta komoditas unggulan seperti mangga, durian, kopi premium, tembakau, melon, jahe, dan kapulaga.

Fokus modernisasi pertanian dilakukan melalui teknologi, gudang pupuk, pengolahan benih, dan pompa air bertenaga surya untuk mendukung ketahanan pangan dan hilirisasi.

Sektor perikanan pun menonjol dengan produsen perikanan terbesar di Jawa Timur. Situbondo menghasilkan tongkol, lobster, kerapu, rumput laut, dan 10.775 ton udang vannamei dari budidaya.

Konsep Blue Economy Hub akan mengintegrasikan perikanan tangkap, budidaya, pengolahan, dan sertifikasi untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan.

Pada sektor peternakan, dengan populasi lebih dari 164 ribu ekor sapi Peranakan Ongole dan 930 ribu ayam pedaging serta petelur, Situbondo mengembangkan ekosistem peternakan modern untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

Sementara pariwisata, Situbondo semakin dikenal dengan pesona Taman Nasional Baluran (“Africa van Java”), Pantai Pasir Putih, dan atraksi wisata seperti Merak Balu-Run 5K, Safari Night, Lomba Perahu Layar, Festival Ayam Sap Sap, serta Wisata Latihan Gabungan di Banyuputih, dengan konsep eco-tourism yang berkelanjutan. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES