Peristiwa Daerah

Sebelum Gedung Negara Grahadi Terbakar, Pangdam V Brawijaya Minta Massa Jangan Anarkis

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 23:27 | 17.07k
Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin saat menemui massa aksi di depan Gedung Grahadi Surabaya (FOTO; TIMES Indonesia/Rudi Mulya)
Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin saat menemui massa aksi di depan Gedung Grahadi Surabaya (FOTO; TIMES Indonesia/Rudi Mulya)

TIMESINDONESIA, SURABAYAPangdam V Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin dikawal sejumlah personel tentara keluar pagar sempat menemui massa aksi menyapa dan menyalami serta sempat berdiskusi.

Kehadiran Pangdam V Brawijaya, disambut meriah dengan teriakan massa aksi  "Ijo, Ijo, Ijo ..."

Advertisement

"Jaga kondusifitas Rek, ayo Rek tertib Rek," sapa Pangdam, Sabtu malam (30/8/2025) .

"Ayo ya rekan-rekan, mari kita jaga kondusifitas di Surabaya, tunjukkan bahwa kita berbeda dengan daerah lain," kata Mayjen TNI Rudy Saladin saat menemui massa di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu malam.

Ia berharap agar massa bisa tenang dan sabar terkait kepastian sejumlah orang yang masih dimintai keterangan di Polrestabes Surabaya. Bahkan, pihaknya juga berjanji agar mengomunikasikannya dengan Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan.

"Nanti saya akan komunikasikan dengan Pak Kapolrestabes, saya berjanji akan segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait massa aksi yang masih diamankan," katanya

“Saya akan bantu carikan solusi, saya akan berbicara dan menemui teman-teman di Polrestabes Surabaya,” ujarnya.

Dikutip dari Antaranews, tepat pada pukul 19.33 WIB, setelah Pangdam V Brawijaya menemui massa dari dalam, ia langsung keluar untuk menemui secara langsung para demonstran di luar Gedung.

Bahkan, ia bersama demonstran langsung duduk bersama di jalan Gubernur Suryo untuk lanjut berdiskusi dengan massa.

Sejak sore hari, ratusan prajurit TNI disiagakan di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya yang mulai dipadati oleh massa dari berbagai kalangan.

Tepat pukul 19.00 WIB, massa mulai menutup jalan Gubernur Suryo untuk menggelar aksi dan diskusi dengan TNI.

Sejumlah massa juga berteriak untuk membebaskan rekan-rekannya yang ditahan pada saat aksi di Gedung Negara Grahadi pada Jumat (29/8/2025) dan aksi di kantor Polrestabes Surabaya hari ini.

Selain berorasi, massa juga membentang bendera Merah Putih sambil berteriak memberi dukungan kepada prajurit TNI.

"Hidup TNI, hidup TNI," teriak sejumlah massa di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Hingga pukul 19.44 WIB, sebagian demonstran yang telah berdiskusi dengan Pangdam V Brawijaya, langsung beranjak meninggalkan Jalan Gubenur Suryo.

Namun, masih ada demonstran yang bertahan di depan Gedung Negara Grahadi, sambil minum dan makan.

Sayangnya suasana tiba tiba mencekam, bermula saat oknum massa aksi menyalakan petasan, dan ada juga yang melepar batu dan barang barang ke dalam Gedung Grahadi, Puncaknya ada oknum massa aksi yang melempar gedung sebelah barat Grahadi dengan molotov yang mengakibatkan gedung itu terbakar. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES