Gedung Grahadi Terbakar, Massa Nyanyikan Lagu Indonesia Raya

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Suasana di Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Sabtu (30/8/2025) malam, berubah mencekam. Ledakan petasan dan lemparan molotov terdengar di tengah massa aksi, sementara api berkobar membakar sisi barat Gedung Grahadi hingga merembet ke ruang kerja Wakil Gubernur Jawa Timur.
Di tengah kobaran api, massa melantunkan lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan suara lantang.
Advertisement
“Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya, untuk Indonesia Raya,” teriak massa sambil mengepalkan tangan.
Suasana kian dramatis ketika suara sirene aparat terdengar bersahut-sahutan di lokasi. Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait kemungkinan adanya korban dari kericuhan tersebut.
Massa Desak Rekan Mereka Dibebaskan
Selain menyuarakan tuntutan politik, sejumlah massa juga berteriak meminta agar kawan mereka yang diamankan saat aksi solidaritas di Grahadi sehari sebelumnya (29/8) dan di Polrestabes Surabaya sore tadi segera dibebaskan.
Situasi semakin tidak terkendali ketika sebagian massa berhasil masuk ke dalam Gedung Grahadi. Mereka merusak sejumlah fasilitas dan membawa pergi barang-barang seperti kursi, printer, hingga komputer.
Khofifah Turun Langsung
Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Pangdam V Brawijaya sempat turun menemui massa sekitar pukul 20.40 WIB. Khofifah menegaskan dirinya memantau langsung kondisi para demonstran yang sempat dirawat di rumah sakit.
“Yang kemarin dirawat di RS Soetomo, ada tujuh orang, semua sudah selesai. Saya pantau langsung, bukan lepas tangan,” kata Khofifah.
Ia juga mengungkapkan bahwa sebanyak 41 orang masih diamankan di Polrestabes Surabaya, meski dua di antaranya telah dibebaskan pada siang harinya. “Proses terus berjalan. Dari 41 orang, dua sudah dilepaskan,” jelasnya.
Meski sudah memberikan penjelasan tersebut, situasi tetap panas. Khofifah kembali mengimbau agar aksi tidak berubah menjadi anarkis. “Saya harap semua berjalan baik. Jangan anarkis, jangan terprovokasi,” tegasnya. (*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Wahyu Nurdiyanto |
Publisher | : Sofyan Saqi Futaki |