TIMESINDONESIA, MALANG – Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (FTP UB) kembali mengirim dua dosennya untuk mengajar di luar negeri melalui program Doctoral Global Teaching Fellowships (DGTF) pada Agustus 2025. Program ini menjadi salah satu upaya UB dalam memperkuat peran akademik di tingkat global.
Dua dosen tersebut adalah pakar membran FTP UB, Prof. Dr. Ir. Yusuf Wibisono, MSc, yang memberikan kuliah di Department of Chemical Engineering, Faculty of Engineering, Universiti Malaya, Malaysia, Selasa (19/8/2025). Sementara itu, Dr. Panji Deoranto, Ketua International Relations Office (IRO) FTP UB, mengajar di Maejo University, Filipina, Kamis (21/8/2025).
Dalam kuliahnya di Universiti Malaya, Prof. Yusuf membawakan materi bertema “Scientific Journey on Sustainable Membrane Materials and Bioprocessing” kepada mahasiswa pascasarjana yang berasal dari berbagai negara, seperti China, Indonesia, Pakistan, Afganistan, Nigeria, dan Malaysia.
Sedangkan di Filipina, Dr. Panji menyampaikan topik “Accelerating The Independence of Transmigrant Communities Through Optimizing the Cultivation, Processing and Marketing of R7 King Corn Commodities in the Transmigration Area on the Border of Indonesia - Timor Leste.”
Program DGTF sendiri baru diluncurkan pada Maret 2025, namun hingga Agustus 2025, FTP UB telah memberangkatkan 34 dosen untuk mengajar ke berbagai negara, baik secara luring maupun daring. Negara-negara tujuan antara lain Kenya, India, Malaysia, Filipina, Thailand, Pakistan, Myanmar, dan Brunei Darussalam.
“Alhamdulillah meskipun tergolong baru tetapi program ini sukses diluncurkan. Terhitung sudah ratusan mahasiswa asing dari berbagai kampus luar negeri yang telah kami ajar," ujar Dekan FTP UB, Prof. Yusuf Hendrawan,
Menurutnya, ini membuktikan kualitas dan kepakaran dosen kami telah diakui di dunia internasional. "Ini juga sekaligus bukti nyata FTP UB dalam memperkuat reputasi internasional UB sekaligus meningkatkan IKU 3 dengan memperluas jangkauan pengajaran ke tingkat global,” imbuhnya.
Dengan keikutsertaan dosen FTP UB dalam program ini, UB berharap semakin banyak kontribusi akademik yang diakui secara internasional, sejalan dengan visi untuk menjadi perguruan tinggi berkelas dunia. (*)
Pewarta | : Achmad Fikyansyah |
Editor | : Imadudin Muhammad |
Humain Chat, Bot AI Arab Saudi Penantang Baru ChatGPT
Hindari Informasi Negatif untuk Jaga Kesehatan Mental
Sering Terlambat Terdiagnosis, Spesialis Onkologi: Deteksi Dini Kunci Lawan Kanker Paru
Bukan Hanya Gula, 5 Makanan Populer Ini Juga Bisa Merusak Gigi
Kesenjangan Ekonomi, Demokrasi Transaksional dan Paradoks Wakil Rakyat
Ricuh di DPR RI, Massa Jebol Pagar dan Balas Gas Air Mata dengan Petasan
Tunjangan DPR, Gas Air Mata, dan Rakyat Kecil yang Tergilas
Ojol Meninggal Dilindas Rantis Brimob, BEM Unuja Probolinggo: Stop Kekerasan Negara!
HMI Mojokerto Sorot Kinerja DPR dan Perilaku Dehumanisasi Polri dalam Demo di DPR RI
Solidaritas 1000 Lilin di Palu, Warga Serukan Keadilan untuk Affan Kurniawan