TIMESINDONESIA, JAKARTA – Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mendesak pihak pengelola sekolah, tidak memaksakan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) jika sudah ada yang terkonfirmasi positif covid-19.
Wiku menyarankan kepala sekolah harus melakukan mitigasi perubahan kegiatan. Kata dia, sekurang-kurangnya PTM dihentikan dua Minggu setelah ada siswa yang terkonfirmasi positif covid-19.
Dia menambahkan, walaupun kegiatan tidak dilaksanakan secara offline dan PTM, pembelajaran disarankan beralih ke online. Pembelajaran harus tetao berlanjut walaupun pandemi belum berlalu.
"Penghentian sementara PTM sekurang-kurangnya 2 minggu pada satuan pendidikan atau sekolah. Kegiatan pada sekolah dengan kriteria tersebut dilaksanakan dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ)," kata Wiku di Jakarta, Rabu (26/1/2022).
Setelah adanya temuan ada yang terkonfirmasi positif covid-19 di sekolah. Dia menyarankan agar pihak kepala sekolah, Satgas Covid-19 berkordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk melakukan pencegahan.
Sementara itu, siswa-siswi harus diistirahatkan dan pembelajaran digelar secara tatap muka. Pemerintah daerah juga diminta merespon dengan cepat setiap kegiatan di lingkungan pendidikan, terutama kegiatan ada yang terkonfirmasi positif covid-19.
"Setiap satuan pendidikan dan pemerintah daerah semua harus siap dan responsif menangani kasus konfirmasi di daerahnya sesuai aturan yang berlaku," kata Wiku Adisasmito. (*)
Pewarta | : Edy Junaedi Ds |
Editor | : Wahyu Nurdiyanto |
Bon Jovi Luncurkan Album Forever, Kolaborasi Musisi Dunia
Humain Chat, Bot AI Arab Saudi Penantang Baru ChatGPT
Hindari Informasi Negatif untuk Jaga Kesehatan Mental
Sering Terlambat Terdiagnosis, Spesialis Onkologi: Deteksi Dini Kunci Lawan Kanker Paru
Bukan Hanya Gula, 5 Makanan Populer Ini Juga Bisa Merusak Gigi
Kesenjangan Ekonomi, Demokrasi Transaksional dan Paradoks Wakil Rakyat
Ricuh di DPR RI, Massa Jebol Pagar dan Balas Gas Air Mata dengan Petasan
Tunjangan DPR, Gas Air Mata, dan Rakyat Kecil yang Tergilas
Ojol Meninggal Dilindas Rantis Brimob, BEM Unuja Probolinggo: Stop Kekerasan Negara!
HMI Mojokerto Sorot Kinerja DPR dan Perilaku Dehumanisasi Polri dalam Demo di DPR RI